Senin, 23 Februari 2015

Menulis Berita Itu Mudah


"Menulis berita mudah dan tidak sulit," ini si kata yang biasanya kita dengar ketika dosen, wartawan dan orang-orang yang benar telah bergelut dalam dunia pers. Tapi Jika menelisik lebih jauh sbenarnya, dunia Jurnalis itu adala mereka yang benar-benar siap untuk bertarung dengan semua yang ada di lapangan. Sehingga jika seorang yang ingin terjung pada dunia pers harus memilki mental dan semanta yang tangguh serta berfikir positif dan menjuhkan pikiran negatif. 
Seusia dengan pengertiannya, Jurnlistik adalah pekerjaan yang mengumpuulkan, menulis, menyunting, dan menyebarkan berida dan ketengan yang benar-benar fakta. Jadi jangan smapai apa yyang kita sampaikan kepada masyarakat adalah berita yang bohong. Namun, sebagai seorang oemula kita jangan samapai takut untuk menulis suatu berita. Namun, setiap yang kitampaiaknharus betanggung jawab sesuai dengan kode etik pers " Pers Bebas dan Betanggnung Jawab". Dan harus mengacu pada unsur-unsur penulisan berita, yaitu 5W + 1 H:

Berita Pembangunan Masjid Al-Ikhlas


Bagi masyarakat yang berada di kawasan Soekarno Hatta saat ini akan merasakan kebahagian, hal ini dikarenakan, saat ini dikawasan tersebut sedang berlangsung pembangunan Masjid Al-Iklas. Masjid yang  sedang proses pengerjaan ini merupakan tanah wakaf dari seorang donatur yang memang sering wara-wiri memberikan sebagian rezekinya untuk pembangunan masjid. Sebagai  Direktur PT. Muara Dua, Bapak H.Ekki Salim berkeinginan membangun masjid Al-Iklas untuk masyarakat umum yang ingin mengadakan pengajian, ataupun melaksanakan ibadah.
Masjid ini dibangun dengan tinggi dua lantai dengan dinding  berwarna putih. Selain itu, di sekeliling masjid tampak sangat cantik karena dihiasi tulisan kaligrafi lafazh Allah SWT dan Nabi Muhammad saw yang dikerjakan oleh seorang penulis kaligrafi yang khusus didatangkan dari Kudus.
Pembangunan masjid Al-Ikhlas merupakan pembangunan masjid baru untuk menggantikan masjid lama yang telah rusak. Dengan pembangunan masjid baru yang lebih luas nantinya akan mampu menampung lebih banyak jam’ah.

Kamis, 15 Januari 2015

Cerita Perjalanku Sebagai Peserta YFCC 2014 Part 1

Indah pengalaman tidak ada yang bisa mampu membayarnya. ketika telah datang menyapa menyelipkan keberuntungan kepada meraka yang berharap adalah suatu pengalaman yang tidak bisa digantikan. 
Inilah satu semangat yang baru yang begitu kurasakan. Dengan rasa percaya diri unttuk mendaftrakan dalam suatu seleksi Youth For Climate Camp (YFCC) 2014. Dengan perasaan yakin dan masih pernuh tanya, ku coba membuka webside dan media sosial yang menginformasikan tentang kegiatan yang diadakan oleh Dewan Nasional Perubahan Iklim. satu pertastu persaratan ku isi dengan semangat dan sangat teliti. 
bagiku, ini adalah rahaasia. Ya, ini Rahasia!

Senin, 01 Desember 2014

KPKAPK Tebarkan Semangat Pada Anak Penderita Kanker

Kalau ditanya kenapa sih kamu mau bergabung di kominitas Peduli Kanker Anak dan Penyakit Kronis Lainnya. Mungkin saya akan diam dan langsung menjawab karena aku mencintai mereka. Apa saja sih yang kamu dapat dari komunitas ini?.Kembali ku pertegas "disini aku temukan kebahagian".Dan harus diketahui  mereka  bahagia saat bisa belajar dan bermain bersama KPKAPK. Komunita yang baru bergerak satu tahun silam ini telah menebarkan virus bahagia kepada seluruh anak penderita kanker dan penyakit kronis di RS. Umum Palembang.
Selalu menjadi orang yang bermanfaat akan selalu menghadirkan  kebahagian  dalam jiwa. Salah satunya adalah berbagi dan peduli kepada anak-anak penderita kanker ini.

Senin, 24 November 2014

Puisi Agama Cahaya Penerang Bangsa

Terdiam ku di dunia demonstran
Menggenggam cerita tentang buruknya bangsa
Bisikan  korupsi selalu terdengar
Menjerat setiap yang menjadi pahlawan kesiangan
Lapar, haus, bahkan gizi buruk telah biasa di bangsaku
Tawuran, bencana tak henti selalu terjadi
Narkoba menjadi penghias remaja saat ini
 Sekarang miskin adalah  sahabat sejati
Dimana letak senyum bangsa ku ?
Senyum indah seperti cahaya matahari
Senyum hati penyemangat insani

Potret Jembatan Ampera


Jembatan Ampera yang megah berwarnah merah gagah dan mempesona bagi siapa saja yang jalan melancong ke Palembang ini akan berdecak kagum ketika memandangnya. Tidak asyik jika ke Palembang tidak berhenti sejenak untuk menikmati kemegahan jembatan wong kito galo ini. 52 Tahun sudah sudah jembatan ini berdiri tegap di atas sungai Musi. Sebagai penghubung dari ilir ke ulu membuat jembatan ini tidak pernah sepi oleh kendaraan dan juga pejalan kaki.

Sejarah memberikan kenikmatan bagi pencinta sastra  untuk menggoreskan cerita. sebagai salah satu jembatan yang mendapat persetujan oleh presiden Soekarno membuat jembatan nan elok ini menyimpan banyak cerita bersejarah. Betapa gagahnya jembatan ini sehingga namanyapun disandingkan dengan nama presiden yang pertama di Indonesia pada masa penjajahan yang sangat legendaris karena semnagatnya 45.

Sabtu, 25 Oktober 2014

Turki Itu Dekat, Aku Pasti Kesana

Apa yang langsung terpikir di hatimu ketika mendengar kata IMPIAN, sahabat? Secara sederhana kata-kata ini bukan rangkaian huruf yang tabu di telinga kita semua. Impian bukanlah kata yanh sama dengan Bermimpi. Bagiku Impian itu harapan yang disertai dengan usaha dan kerja keras untuk mencapainya. Sedangkan, Bermimpi adalah harapan yang hanya terlintas sejenak dan terkadang hanya lewat sesaat. Ataupun bisa disebut juga bunga tidur.Lantas, kita ini terkadang lebih banyak bermimpi dari pada menciptaan impian. Terlepas dari itu, mari merenung sejenak berapa banyak impian yang kita punya. Satu? Sepuluh? Seratus atau sejuta impian?
Bacalah dengan segenap hati hadits dari Abu Hurairah ra. ini, bahwa Nabi saw. bersabda:
"Allah SWT. berfirman, ' Aku seperti prasangka hamba-Ku terhadap-Ku. Dan aku menyertainya tatkala ia mengingat-Ku. Jika ia menyebut-Ku didalam dirinya, Aku akan menyebutnya didalam diri-Ku. Jika ia menyebut-Ku dalam keramaian, Aku pun akan menyebutnya di tengah kumpulan yang lebih baik dari (kumpulan) mereka. Jika ia mendekat kepada-Ku sejengkal, maka Aku mendekat kepadanya sehasta. Jika ia mendekat kepada-Ku sehasta, maka aku mendekat kepadanya sedepa, Jika ia mendatangi-Ku berjalan, Aku akan mendatanginya berlari." (HR. Bukhari).
 

JEJAK DALAM KERTAS Template by Ipietoon Cute Blog Design